Showing posts with label Dunia Bencana. Show all posts
Showing posts with label Dunia Bencana. Show all posts

Monday, October 29, 2012

Poso Kembali Diguncang Bom


HOTSPOTSONE -- Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan kembali mengegerkan warga Poso. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WITA tepatnya di Pantai Penghibur, Poso, Sulawesi Tengah, Senin (29/10/2012).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan bahwa ledakan terjadi di sebuah kios milik Aruji Lukas.

"Saat ini masih dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Boy di Mabers Polri, Jakarta Selatan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tertsebut. Saat ini tak jauh dari lokasi kejadian ditemukan dua bungkusan yang diduga bahan peledak.

"Jadi di salah satu kios itulah milik Aruji Lukas ditemukan bahan peledak. Tim masih melakukan pengamanan TKP, mengumpulkan barang bukti, dan saksi. Saat ini sedang berlangsung," ungkapnya.

Menurut Boy, pantai tersebut merupakan sebuah tempat wisata. "Jadi di sana kawasan pantai yg biasa digunakan masyarakat untuk berkunjung," ujarnya.

Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa Bergiliran


HOTSPOTSONE -- Malang nian nasib yang dialami gadis dengan keterbelakangan mental di Malaysia ini, ia diperkosa oleh sekelompok pria, yang baru saja menyelamatkannya dari seorang pria warga negara asing yang memperkosanya.

Gadis berusia 16 tahun itu mengatakan di hari Kamis pekan lalu, dirinya diperkosa oleh seorang pria warga negara asing, di sebuah gubuk bobrok di wilayah Balik Pulau.

Ia akhirnya berhasil melarikan diri dari pria hidung belang yang menggagahinya, dan meminta bantuan kepada seorang teman untuk menolongnya.

Temannya itu yang merupakan seorang pria lalu meminta bantuan ketiga orang temannya untuk memburu orang asing tersebut, ketika menemukannya mereka memberinya pelajaran dan memukulinya hingga babak belur. Keempat pemuda itu, lalu membawa korban ke sebuah rumah, di mana di sana sudah menunggu seorang pria lainnya. Disanalah ke limanya lalu memperkosa gadis itu.

Korban tinggal di sana selama semalam dan baru ditemukan oleh kakak iparnya, ketika ia berkeliaran di jalanan malam berikutnya. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian yang dialami oleh gadis itu ke pihak polisi.

Wakil OCPD Supt, Lai Fah Hin, seperti dilansir oleh Asiaone.com, Senin (29/10/2012), mengatakan, pihaknya pada Jumat malam, menangkap dua pemuda, berusia 18 dan 22 tahun atas dugaan turut serta memperkosa gadis itu.

Pihaknya lanjut Lai, saat ini tengah menunggu hasil laporan medis korban, juga mencari bukti di rumah para tersangka. "Kami tengah memburu yang lain," katanya.

sumber:http://www.tribunnews.com/2012/10/29/gadis-keterbelakangan-mental-diperkosa-bergiliran

Sunday, October 28, 2012

7 Kematian Tragis Si Maniak Seks


HOTSPOTSONE --7 Kematian Tragis Si Maniak Seks

1. Seorang pria tewas setelah disodomi oleh seekor kuda di enumclaw sebuah peternakan kuda di Washington pada juli 2005, Colon dan Bagian bawah organ pria ini Robek (Ruptur) akibat dari seks liar yang dilakukannya. Korban merupakan seorang klien dari Klub Beastality yang menawarkan para pria yang ingin berhubungan seks dengan binatang

2. Brent Tyler and Chelsea Tumbleston, keduanya berusia 21 tahun tewas setelah jatuh dari ketinggian 50 kaki dari atap sebuah gedung di kolumbia, South Carolina. seorang saksi mata menemukan tubuh telanjang mereka berdua di jalanan, dan setelah penyelidikan oleh polisi, ditemukan bahwa pakaian mereka tertinggal di atap gedung.. diperkirakan keduanya sedang dalam keadaan �Fly� dan kemudian jatuh..

3. Kita sering kali mendengar banyak pasangan yang melakukan seks di tempat umum, entah itu di parkiran mobil atau sebagainya, namun pastilah tidak ada yang melampaui keberanian pasangan Mduduzi Michael Bandezi dan Sibongile Radebe, yang melakukan seks di rel kereta yang mereka kira tidak terpakai di afrika selatan, dan kemudian tewas terlindas oleh kereta.. masinis kereta mengatakan telah membunyikan klakson namun keduanya cuek dan tetap sibuk dengan �urusannya�dan uniknya ditemukan bahwa tubuh sang pria masih meninggalkan kondom pada penisnya..

4. Sebuah pasangan di Namibia tewas terlindas oleh truk saat mereka sedang melakukan seks di jalanan, supir truk mengklaim bahwa keduanya sedang dalam keadaan mabuk dan melakukan seks di tengah jalan.. ini sebuah contoh bahwa alkohol itu tidak sejalan dengan seks..

5. seorang pria bernama Robert Ashley yang berumur 30 tahun dari Aflao ghana ini mungkin adalah pria dengan libido besar.. dia tidak menyadari partner seksnya yang bernama Suametor Denou yang berumur 75 tahun telah tewas di saat pergumulan mereka dan tetap menggenjotnya dengan kuat.. Wanita tua ini telah berteriak meminta ashley untuk berhenti namun ashley tetap saja �menghajarnya� dan akhirnya wanita tua ini pun harus memukulnya dengan tongkat ke jidatnya untuk membuatnya berhenti.. namun naas ashley malah semakin kasar dan akhirnya.. tewaslah si wanita tua itu� Hiii ini orang Oedipus Complex abis ya..

6. Kirsten Taylor, seorang wanita berusia 29 tahun asal pensilvania ini menemui ajalnya saat berhubungan seks dengan suaminya yang bernama toby.. pasangan ini merupakan pecandu berat sado masokisme.. pada saat kejadian sang suami menjepit istrinya dengan kabel listrik dan kemudian mencolokkan kabel itu dan menekan on dan off berkali kali saat melakukan seks sakit itu..

7. Bagi Jose Agustin Noh bekerja di rumah pengkremasian mayat sungguh memberinya banyak keuntungan, sebut saja, akses untuk menikmati fasilitas yang kebanyakan orang normal tidak mungkin terpikir, seperti melakukan seks di ruang mayat, namun sayangnya bagi dia dan kekasihnya yang bernama Ana Maria Camara Suarez, pergumulan mereka di dalam ruangan mayat berakhir dengan tragedi ketika gas karbon monoksida mencabut nyawa mereka di saat mereka sedang tertidur setelah melakukan seks, saat ini terjadi pasangan ini sengaja membiarkan motor ruangan menyala untuk mendinginkan ruangan.

http://www.angger.com/2011/11/7-kematian-tragis-si-maniak-seks.html#ixzz2AfVTJqDv

Friday, October 26, 2012

Kisah Erna Bakar Diri Bersama Bayinya


HOTSPOTSONE -- TANJUNGPINANG - Tragedi menimpa keluarga Dominikus-Ernawati (34), Kamis (25/10/2012). Ernawati yang masih tergolong ibu muda itu tega membakar diri bersama anak balitanya, Selo (2). Ia menyulut tubuhnya yang sudah basah oleh bensin, menggunakan api.

Ernawati ditemukan oleh suami dan tetangganya dalam kondisi melepuh di sekujur tubuhnya di depan rumah yang berlokasi di Jalan Pompa Air RT 3 RW 1 Nomor 58, Batu 2 Tanjungpinang.

Tak jauh dari tempat Erna terduduk, Selo yang juga dalam kondisi melepuh, tampak mengerang kesakitan seraya meronta-ronta.

Erna berlari dari dalam rumahnya dalam kondisi api berkobar di tubuhnya. Warga juga sempat melihat asap tebal mengepul menyelimuti tubuh korban sebelum akhirnya terkulai di tanah.

Para tetangga sempat terpecah konsentrasinya karena saat itu juga melihat kepulan asap di bagian belakang rumah Ernawati. Mereka mengira ada kebakaran rumah.

Hingga malam tadi Erna maupun Selo masih dirwat di RSUP Tanjungpinang. Kondisi Erna lebih parah sehingga perlu dirawat di ruang ICU. Suami dan keluarga Erna dengan setia menunggui ibu anak yang malang ini.

Menurut suami Ernawati, Dominikus, kenekatan istinya terjadi tak lama berselang setelah terlibat cekcok dengan ayahnya, Kontam Sitorus, yang juga mertuanya. Pemicunya adalah hilangnya sebuah handphone milik pengunjung di kedai tempat usaha mertuanya pada Rabu malam. Karena belum ada penyelesaikan, masalah itu dibawa sampai ke rumah.

Dikatakan Dominikus, Kamis pagi itu, Kontam sempat mendatangi rumahnya. Bapak anak itu kembali terlibat adu mulut sengit. Tak berselang lama setelah kepergian Kontam, Ernawati langsung membakar diri. Ia menyiramkan bensin dua botol yang ia beli sebelumnya.

Ia sendiri mengaku tidak melihat dengan kepala sendiri saat sang istri menyulutkan api di tubuhnya karena saat itu sedang tidur di kamar. Dia baru mendapati istri dan anaknya setelah mendengar teriakan yang sangat mengiris hati. Ia tak bisa berbuat banyak karena seluruh tubuh Ernawati sudah dilalap api. Ia hanya bisa berlari keluar rumah dan meminta bantuan pada tetangga.

Neni, tetangga Ernawati, juga mengaku langsung menolong setelah Ernawati menjerit kesakitan. "Kami duduk di depan rumah. Tiba-tiba kami lihat dia (Ernawati) keluar dari rumah dengan badan berapi. Dia berteriak. Suaminya berteriak minta tolong," ungkap Neni, yang rumahnya hanya berjarak 10 meter dari kediaman Dominikus sekeluarga.

Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar bergegas mendatangi
rumah Dominikus. Namun, menurut Ana, seorang tetangga lainnya, konsentrasi warg justru tertuju pada kobaran asap yang membubung di bagian belakang rumah Dominikus. Mereka berpikir ada kebakaran.

"Ternyata Ernawati juga sudah duduk di depan rumah dalam kondisi terbakar. Dia duduk diam saja. Sedangkan anaknya berjalan ke sana-sini sambil menangis. Saya langsung gendong anaknya. Kami langsung bawa dia dan anaknya ke rumah sakit," aku Ana, ketika ditemui di Ruang Tindakan RSUD kota Tanjungpinang.

Menurut informasi, Ernawati menyiramkan bensin dan menyulut api ke tubuhnya dengan posisi menggendong Selo. Selo yang ikut terbakar melepaskan diri dari gendongan saat sang ibu terduduk di tanah.

Sempat diusir

Mengapa Ernawati sampai nekat hendak bunuh diri, memang belum sepenuhnya terjawab. Namun menurut Dominikus, sebelum nekat membakar diri Erna sempat terlihat cekcok dengan Kontam (ayah kandung Erna)

"Semalam ada orang yang datang minum tuak di kedai kami (komplek Bintan Plaza). Dan, ada orang yang alami kehilangan handphone di kedai itu. Mulai dari situ, muncullah salah paham," jelas Dominikus.

Salah paham itu masih juga berlanjut sampai keesokan harinya. Dominikus sempat meminta istrinya segera menemui Kontam untuk menyelesaikan secara baik-baik, tetapi gagal. Sepulang dari kedai untuk menemui Kontam, Erna pulang membawa dua botol bensin. Erna juga masih marah-marah.

"Saat dia pulang dari kedai tuak, dia bilang kepada saya kalau bapaknya mencekik dia. Dia langsung bawah dengan 2 botol bensin. Dia juga bilang ke saya supaya bawa Selo pergi. Karena dia mau bakar rumah," cerita Dominikus mengenang.

Sebagai suami, Dominikus pun berusaha menahan niat istrinya itu. Dia menganjurkan Ernawati agar bisa menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik. Dia pun melarang istrinya itu untuk melakukan tindakan nekat.

Saat itu Kontam mendatangi rumahnya lagi. Percekcokan sengit kembali pecah. Dari bentakan Kontam sempat terlontar agar Erna dan dirinya pergi dari rumah.

"Saat bapaknya datang, mereka berdua masih sempat adu mulut lagi. Saya hanya diam saja karena dia adalah anaknya (Kontam)," ungkap Dominikus.

Mertuanya langsung pergi. Dominikus pun langsung masuk kamar untuk tidur. Naasnya, tak berselang lama Ernawati nekat membakar dirinya.

Menurut para tetangganya, Ernawati-Dominikus hubungannya baik-baik saja. Mereka selama ini bekerja di kedai yang selama ini dikenal milik Kontam. Mengenai kondisi ekonomi keluarga ini, sejumlah tetangga mengaku cukup sederhana.

Ditanya mengenai hubungan antara Erna dan ayahnya selama ini, sejumlah tetangga menyatakan tak mengetahui adanya pertentangan yang mencolok. Meski terlibat pertengkaran, hal itu masih dalam batas biasa. Tetangga pun heran ketika muncul masalah di kedai, Erna tega berbuat senekat itu.

Cucuku Cacat Seumur Hidup

Lengkingan suara tangisan Selo (2) di Ruang Tindakan Instalasi Gawat Darurat RSUD kota Tanjungpinang, Kamis (25/10) sekitar pukul 13.00 WIB, begitu menyayat hati.

Tangisan dari mulut bocah yang tengah menahan rasa sakit itu pun membuat ayahnya, Dominikus, turut menangis.

Selo seakan tak nyaman tergolek di kamar tidur itu. Dia terlihat selalu ingin mengambil posisi berbaring ke kiri, sebab di bagian belakang tubuhnya melepuh mulai dari tengkuk hingga di pinggang. Lepuhan akibat api juga tampak pada pipi kiri - kanan, kaki dan tangan bocah belia ini.

Berulang kali dia memanggil ibunya, Ernawati, yang juga terbaring bersebelahan tempat tidur dengannya yang hanya dibatasi oleh Dominikus. Namun, ibunya bergeming, karena ibunya juga sedang bergelut menahan rasa sakit. Sekujur tubuh Ernawati melepuh akibat jilatan api.

Lengkingan tangisannya tak berkurang kendati berulang kali dihibur oleh ayahnya. Beberapa perawat dan tetangga yang ikut menungguinya langsung bergantian mengipasi tubuhnya.

Sesekali Dominikus mendekatkan kepalanya ke telinga anaknya itu, seakan ingin mengatakan sesuatu agar putrinya ini bisa berhenti menangis. Namun, tangisan Selo tetap menjadi. Dominikus hanya bisa meneteskan air mata.

Dominikus juga sesekali terlihat mendekati istrinya yang acapkali memanggilnya. Namun, dia pun tampak tak tega memalingkan wajahnya dari Selo yang terus menangis. "Tuhan,... Tuhan,... Siksa apalah aku ini.... Bapak, Bapak,..," ucap Ernawati dengan suara lirih.

Suara itu bersahutan dengan rintihan Selo yang terlihat kurang jelas itu. "Sakit, sakit,.. Mama sakit,..," ungkap Selo, seakan mengadu pada ibunya.

Dominikus tak bisa menahan air mata yang terus mengalir. Dia memilih untuk keluar dari ruangan dan menangis sejadi-jadinya di depan pintu Ruang Gawat Darurat.

Pada saat bersamaan ibunda Ernawati, Ny Rohide, atau yang kerap dipanggil Opung juga tiba di rumah sakit tersebut. Saat tiba di hadapan Dominikus dia langsung menanyakan kondisi keselamatan putrinya. Namun, Dominikus yang masih menangis itu seakan tak menghiraukan pertanyaan ibu mertuanya ini.

Wanita itu pun terlihat berteriak histeris setelah melihat kondisi tubuh cucunya dan putrinya itu. Dia menghentakkan tubuhnya ke tembok. "Tuhan Yesus,...Tuhan Yesus,...," teriak Ny Rohide sambil menyibak rambut dam menghentakkan tubuhnya ke tembok.

Kondisi tubuh Ernawati begitu memprihatinkan. Sekujur tubuhnya melepuh, mulai dari dahi sampai ke telapak kaki. Hampir tak ada kulit yang luput dari jilatan api.

Sore kemarin Ernawati akhirnya dibawa di ruang ICU untuk dioperasi. Sedangkan Selo dirawat secara intensif di ruang rawat inap, Bougenville, di lantai II RSUD kota Tanjungpinang.

Hingga sore hari, Rohide belum mengetahui pasti penyebab tragedi yang menimpa keluarga anaknya itu. Kepada Tribun yang menemuinya di ruang perawatan Selo, ia mengaku masih konsentrasi merawat cucu dan anaknya.

"Kami sampai saat ini belum tahu apa penyebabnya. Kami belum tanyakan ke suami Ernawati. Kasihan anak ini, akan cacat seumur hidup. Lukannya sangat parah, karena seluruh punggung hingga betis terkelupas kulitnya," ujar Rohide.

Agus, adik kandung Ernawati juga tak kuasa menahan kesedihan. Agus mengaku baru mengetahui kejadian ini setelah kakaknya dan Selo sudah dilarikan ke rumah sakit. "Tidak tahu penyebab, dan saya baru tahu kejadiannya. Saya waktu itu kerja," ujar Agus.

Hingga petang kemarin Rohide belum tahu bagaimana penanganan terhadap cucunya itu nanti. Namun ia sedikit bernafas lega karena tangisan Selo tak terdengar lagi. Selo sudah diberi obat penghilang rasa sakit agar ia tak merasakan terlalu perih.

"Dia sudah dikasi Infus, dia tidur sejak 2 jam tadi," ujar Rohide lagi.

Tuesday, September 11, 2012

Benarkah Pengebom Depok Seorang Mantan Polisi?


HOTSPOTSONE -- Anwar, korban ledakan bom di Beji, Depok, yang mengalami luka bakar 70 persen, disebut-sebut seorang mantan anggota polisi. Kabar mengagetkan itu tak kurang diungkapkan seorang pejabat kepolisian yang enggan disebut namanya. Informasi itu menurut dia didapat dari hasil pemeriksaan M. Toriq, pemilik bahan peledak di Tambora, Jakarta Barat.

Nama Anwar diperoleh dari penggeledahan dan investigasi Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri di sebuah rumah kontrakan di kawasan Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Toriq yang sudah menyerahkan diri mengantar tim Densus 88 ke Bojong dan menunjukkan lokasi tempat tinggal Anwar.

Di situ, polisi menggeledah empat unit kontrakan. Satu di antaranya diduga pernah disinggahi Toriq dan Anwar. Menurut pantauan VIVAnews, untuk sampai ke lokasi ini, polisi juga membawa seorang warga setempat bernama Arif Hidayat. Arif yang diduga masih kerabat Toriq ini akhirnya dibekuk petugas.

Dari hasil investigasi awal, diketahui sebelum bom meledak di Beji, Toriq yang kini menjadi buronan itu bertemu dengan anggota komplotan teroris Solo, Firman, di Depok.

Menurut keterangan yang dihimpun VIVAnews di lokasi kejadian, Anwar mengontrak rumah itu dari pemiliknya yang bernama Intan yang tinggal di kawasan Pengadegan, Jakarta Selatan. Kepada Intan, Anwar mengaku sebagai pedagang bubur.

"Tapi, ternyata saat dilihat ke dalam rumah, Intan tidak melihat gerobak dan peralatan untuk berdagang bubur. Dia hanya melihat kabel-kabel dan rangkaian elektronik," kata petugas yang enggan disebut namanya saat penggeledahan di Bojong.

Identitas Anwar sendiri masih jadi misteri. Dia mengalami luka bakar parah di sekujur tubuh. Bahkan, lehernya berongga akibat terkena ledakan di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara. Kabar yang menyatakan Anwar adalah seorang mantan anggota kepolisian tak tegas dibantah Polda Metro Jaya. "Apakah dia anggota mantan kepolisian atau bukan, belum kami temukan informasinya. Jadi, perlu kami tindak lanjuti dahulu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol. Rikwanto.

sumber ;http://nasional.news.viva.co.id/news/read/350405-benarkah-pengebom-depok-seorang-mantan-polisi-

Sunday, August 14, 2011

Pengakuan Ayah yang Bunuh Bayinya karena Terus Menangis

immy tak pernah membayangkan bayinya, Putra (3 bulan) akan tewas di gendongannya sendiri. Di hadapan polisi, Jimmy mengatakan, ia tidak berniat membunuh anaknya sendiri. Ia hanya jengkel lantaran anaknya tersebut selalu menangis setiap kali ditinggal oleh ibunya.

Jimmy tega memukul bagian belakang telinga kanan anaknya dan menggigit dada kanannya agar Putra berhenti menangis. "Waktu itu saya tidak tahu kalau anak saya sudah meninggal, " ujar Jimmy ketika berada di kantor polisi.

Kepala Kepolisian Sektor Mamajang Kompol Darwis mengatakan pihaknya telah menahan pelaku. Ia juga menambahkan bahwa pelaku merupakan ayah dari korban. "Kami akan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku," tegas Darwis.

Ia juga menambahkan agar masyarakat khususnya kepala rumah tangga dapat bersabar dan selalu menjalin hubungan yang harmonis dalam keluarganya sehingga terhindar dari tindak kejahatan.

Putra tewas di pelukan ayahnya sendiri sore tadi. Bayi tersebut sudah membiru dan telinga kanannya mengeluarkan darah segar beberapa saat setelah dipukul oleh ayahnya sendiri. Kejadian ini membuat suasana di sekitar kediaman Putra heboh

Saturday, August 6, 2011

Status Marapi Masih Waspada



PADANG - Aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Padang, Sumatera Barat, sudah mulai menurun jika dibandingkan beberapa hari lalu. Meski demikian, statusnya masih dinyatakan waspada.

Menurut Petugas Pos Pengamatan Kegunungapian Marapi di Bukit Tinggi, Ujang, sejak kemarin mulai pukul 10.00 WIB hingga malam, pihaknya mencatat terjadi sebanyak tujuh kali letupan abu dari kawah Gunung Marapi.

"Letupan abu vulkanik ini ketinggiannya jauh lebih rendah dari letupan pertama kali,"
"Kemarin tim dari PVMBG memasang sejumlah alat pendeteksi di delapan titik di sekitar lereng gunung. Alat pendeteksi itu berupa seismograf, GPS dan Datamater," imbuhnya.

Karena masih berstatus waspada, warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di lereng Marapi dalam radius 3 kilometer dari puncaknya. "Hingga tadi pagi letupan abu masih terjadi, kita belum bisa tahu jumlah letupan itu karena gunung tehalang awan, sementara alat pendeteksi masih proses pemasangannya," tutupnya.

Kecelakaan Helikopter, 31 Tentara AS Tewas

 
 ilustrasi gambar[hotspots one]
Tiga puluh satu anggota pasukan khusus AS dan tujuh tentara Afganistan tewas saat helikopter yang ditumpanginya terjatuh di Provinsi Wardak, Afganistan Timur. Kejadian tersebut terjadi tadi malam, tetapi belum diketahui apa penyebabnya. Demikian dikatakan oleh Presiden Afganistan Hamid Karzai, Sabtu (6/8).
Jumal korban dalam kecelakaan tersebut disebutkan Karzai merupakan yang terbesar dalam kecelakaan tunggal helikopter di Afganistan.
Karzai mengatakan telah mengirimkan pernyataan turut berduka cita kepada Presiden AS Barack Obama.
Setelah diusut, Pasukan Taliban ternyata mengklaim bertanggung jawab atas musibah itu. Taliban mengatakan, para pejuang mereka telah menembak jatuh helikopter dalam sebuah pertempuran dengan para tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang dipimpin NATO membenarkan adannya musibah tersebut.
Meski demikian, belum dicek lebih lanjut tentang kebenaran pengakuan Taliban tersebut.
( KCM , Tiko Septianto / CN32 / JBSM )

Wednesday, August 3, 2011

Pendaki Dilarang Naik Gunung Marapi



PADANG _ Para pencinta alam untuk sementara harus mengurungkan niatnya untuk mendaki Gunung Marapi di Koto Baru, karena status gunung tersebut sampai malam ini aktif dan masih menyemburkan abu vulkanik. Hal itu dikatakan pengamat gunung api dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Warseno.

"Untuk sementara ini pendakian ke Gunung Marapi ditutup karena sudah delapan kali gunung ini menyeburkan abu vulkanik bersama dengan gas belerang," [okezone]Rabu malam (3/8/2011).

Biasanya para pendaki akan memulai pendakian ke Gunung Marapi dari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. "Ini mengatisipasi korban jiwa karena selain abu, gas beracun juga dikeluarkan dari kawah gunung Marapi ini," ujarnya.

Dalam catatan PVMBG bahwa semburan serupa ini telah terjadi pada tahun 2005 dan kemudian berhenti dan tahun 2011 ini kembali terjadi.

Sementara Kepala Pusdalops PB Sumbar Ade Edwar mengatakan, saat ini petugas sudah disiagakan guna mengantisipasi naikknya status gunung ini. "Kita sudah mempersiapkan peralatan seperti tenda, petugas medis untuk mengantisipasi kalau Gunung Marapi ini meletus jadi semuanya sudah siap," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa status Gunung Marapi ini tidak siaga melainkan masih waspada. "Kalau statusnya siaga kita sudah meminta mengevakuasi warga, yang siaga ini adalah petugasnya, sementara status gunung ini masih level waspada," pungkasnya.

Remaja Tewas Setelah 12 Jam Main Game(ingat gan jgn lama2 duduk di depan monitor)



Chrs Stanifort (nydailynews)

London - Malang benar nasib pecandu game yang satu ini. Gara-gara bermain konsol game Xbox terlalu lama, tepatnya selama 12 jam, remaja asal Inggris itu harus meregang nyawa.

Chris Stanifort, remaja usia 20 tahun ini terbunuh karena pembekuan darah akibat terlalu lama duduk di posisi sama selama berjam-jam. Gejala ini biasanya terjadi pada penumpang pesawat jarak jauh, namun kini dicemaskan juga muncul pada para pecandu game.

Kematian Chris membuat ayahnya, David, prihatin karena si anak sejatinya dalam kondisi sehat. Dia pun coba memperingatkan orang tua lain akan bahaya pada anak jika mereka main game secara sangat berlebihan.

David menyatakan anaknya merasa sakit pada bagian dada. Kemudian, ia mulai kejang-kejang. Chris meninggal dunia sebelum sempat ditangani secara medis.

"Game memang menyenangkan dan jika Anda sudah mulai bermain, sulit untuk berhenti. Anak-anak di seluruh negeri main game dalam waktu lama, mereka tidak sadar hal itu bisa membunuh," kata David, dilansir AFP dan dikutip detiknet

David menceritakan bahwa anaknya biasa bermain selama 12 jam di Xbox. Salah satu game yang paling digemarinya adalah Halo online. Namun David tidak menyalahkan perangkat Xbox sebagai penyebab kematian putranya.

"Aku tak sedikitpun menyalahkan produsen Xbox. Hal ini bukan kesalahan mereka, namun orang-orang yang memakainya terlalu lama. Aku hanya ingin menggarisbawahi bahwa bahaya bisa muncul," kata dia.

Bukan kali ini saja main game dalam waktu lama berujung kematian. Sebelumnya di Korea Selatan, seorang gamer juga meregang nyawa setelah tiga hari berturut-turut main game.

Vietnam Diserang Wabah Blue Ears


 
Penyakit Blue Ear atau yang dikenal dengan nama Porcine Reproductive & Respiratory Syndrome (PPRS) mewabah di 16 provinsi di Vietnam. Ratusan ternak babi mati akibat terkena Blue Ear. Warga mulai cemas penyakit ini menular ke manusia seperti halnya Flu Burung dan Flu Babi.

Seperti dilaporkan Departemen Kesehatan Hewan Vietnam, penyakit ini menyerang provinsi Hai Duong, Thai Binh, Thai Nguyen, Hung Yen, Bac Ninh, Hai Phong, Hanoi, Nam Dinh, Ha Nam, Lang Son, Nghe An, Quang Ninh, Bac Giang, Hoa Binh, Cao Bang dan yang terbaru provinsi Son La.


Waktu penyebaran dari virus ini sangat cepat sekitar 4-5 bulan dan sedikitnya terdapat 90 persen ternak yang telah menjadi positif.


Virus PRRS ini bisa menginfeksi semua jenis ternak termasuk yang memiliki status kesehatan tinggi atau biasa saja dan menyerang ternak yang berada di dalam atau luar kandang.


Namun masih belum dipastikan apakah virus ini juga bisa menginfeksi manusia atau tidak.


Seperti dikutip dari Thanh Nien Online, Dr Duong Van Sinh kepala ICU (Intensive Care Unit) Hue Central Hospital mengungkapkan ada sekitar 28 orang yang diduga (suspect) terinfeksi Streptococcus suis.


Salah satu hal yang menarik perhatian adalah kematian pasien laki-laki (37 tahun) dari Quang Ngai City yang diduga terinfeksi Streptococcus suis. Tapi direktur Hue Central Hospital Prof Bui Duc Phu menuturkan bahwa hasil kultur darah menunjukkan negatif terkena Streptococcus suis.


"Hasil negatif tidak berarti bahwa pasien tidak terinfeksi Streptococcus suis, karena ada kemungkinan hasil kultur darah ini sudah dipengaruhi kuat oleh antibiotik yang digunakan," ungkap Prof Phu.


Virus PRRS yang menyerang babi bisa meningkatkan kasus kejadian Streptococcus suis pada babi, tapi belum ada kasus yang dilaporkan adanya penularan virus ini dari hewan ke manusia.


Seperti dikutip dari Thepigsite.com, virus PRRS memiliki kemampuan untuk merusak macrophages (bagian dari sistem pertahanan tubuh) terutama yang berada di dalam paru-paru babi.


Macrophages yang ada di dalam paru-paru disebut dengan alveolar macrophages yang berfungsi menyerang bakteri dan virus, tapi tidak berlaku pada virus PRRS ini.


Virus PRRS ini bisa berkembang biak di dalamnya dan memproduksi lebih banyak virus lagi sehingga mematikan fungsi macropharoges.


Setelah itu virus akan bertahan disana dan tetap aktif selamanya. Kondisi ini menghilangkan bagian penting dari mekanisme pertahanan tubuh sehingga memungkinkan bakteri atau virus lain untuk berkembang biak dan menyebabkan kerusakan.

Tuesday, August 2, 2011

Sia-Sia Puasa Kita!! Sebuah Renungan Ramadhan Bagi Muslim

Ketika ramadhan bersua, maka boleh jadi semua muslim di dunia menyambutnya dengan gembira. Karena bulan ini bukan saja bulan di mana segala amal ibadah menjadi dilipat gandakan balasannya (baca: pahala), meskipun bagi saya yang terpenting bukan pahalanya, tapi bulan di mana setiap muslim tak peduli status sosialnya harus sama-sama menjalankan dengan khusyuk dan menahan diri dari segala perbuatan-perbuatan tercela, karena seperti kata ustadz-ustadz yang pernah saya dengar ceramahnya mengatakan bahwa puasa termasuk puasa ramadhan harus menjadi perisai agar yang melaksanakan boleh terlepas dan terlindungi dari segala maksud-maksud perbuatan tak terpuji, sehingga mampu mencapai predikat taqwa sebagaimana target dari perintah ibadah puasa itu sendiri.



Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka

Saking meriahnya sambutan terhadap bulan ini, maka geliatnya terasa bahkan seminggu sebelum puasa berjalan. Mulai dari stasiun TV yang beralih acara agak islami-islami dikit, masjid-masjid yang dibenahi agar tampak indah dan sedap dipandang, karena maklum pada bulan ini masjid dipastikan bakalan penuh, meskipun cuma dalam hitungan beberapa minggu saja, pedagang di pasar-pasar yang kebanjiran pembeli, pasar juadah yang bermunculan, sampai percetakan yang kebanjiran orderan spanduk dan baliho ucapan selamat berpuasa, jadwal imsakiyah dan sebagainya, apalagi di daerah yang kebetulan bakal melaksanakan pemilihan kepala daerah pasca puasa nanti.

Karena saya bukan ustadz dan ahli agama, maka dalam tulisan ini saya tidak mengomentari macam-macam tentang hikmah puasa ramadhan, apalagi tentang banyaknya keutamaan berpuasa, manfaat berpuasa dan sebagainya, tapi betul-betul sekedar menulis tentang fenomena sosial yang tampak saja jika ramadhan tiba.

Semua tampak serba religius ketika ramadhan tiba, karena memang di bulan ini selain ibadah puasa, maka selalu beriringan dengan intensitas peningkatan ibadah-ibadah yang lain pula, tentunya dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan ketaqwaan.




Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa

Maka di bulan ini dapat dipastikan angka orang yang membayar zakat cukup tinggi, orang yang berubah dermawan kemudian beramal memberi makan kaum fakir-miskin juga tinggi, acara pengajian tadarusan bersama juga naik drastis. Karena seperti kata ustadz bahwa fungsi puasa juga bukan sekedar menahan haus dan lapar, sebab dengan haus dan lapar itulah seharusnya mengingatkan kaum yang jarang merasakan haus dan lapar untuk ingat kepada kaum yang sering merasakan haus dan lapar.


Sederhananya, bulan ini juga merupakan ajang bagi manusia-manusia yang kebetulan 'berpunya' agar tidak 'pelit' harta buat berbagi dan mempunyai rasa kepedulian terhadap saudaranya yang miskin. Makanya, seringkali dalam tiap ceramah agama yang sering saya dengar, selalu terungkap hendaknya puasa boleh jadi menyadarkan orang-orang kaya agar tersentuh nuraninya, yaaah�untuk lebih giat beramal-lah, sekali-sekali belajar berzakat, bershadaqah dan berinfaq terlebih-lebih kepada kaum fakir-miskin dan anak-anak yatim yang berada di sekelilingnya.

Sebagai bulan penempaan diri yang bukan saja mengajarkan ibadah ritual tapi juga ibadah sosial, maka seharusnya di bulan ini jangan dijadikan ajang pamer kemewahan dan parade kesombongan. Kenapa saya katakan demikian, karena terkadang saking salah kaprahnya menyambut dan menjalani puasa ramadhan sampai menyambut idul fitri nanti, maka ada sebagian manusia-manusia "berada" tersebut, malah melakukan agenda pamer kemewahan dan parade kesombongan itu.


Seperti mengunjungi dengan niatan menyantuni orang fakir-miskin dan anak yatim, tapi dengan berpakaian yang bermewah-mewahan dan berlebihan, kalau perlu semua perhiasan digunakan, semua pakaian necis dipakai, trus makan sahur dan berbuka dengan mubazir, nanti menjelang idul fitri pesta belanja dan sebagainya.

Selanjutnya kegiatan-kegiatan penyantunan itu cuma sekadar mempertontonkan simbol-simbol relijiusitas agar semata-mata dibilang "dermawan" di mata manusia, yaah seperti jika membantu orang miskin dan anak yatim piatu mesti diliput televisi dan media massa, seakan-akan udah paling shaleh sendiri. Banyak fenomena seperti ini yang tampak berjubel selama ramadhan, trus pasca ramadhan, semua itu lenyap tak berbekas seperti melukis di atas air.

Inilah beda antara puasa "sebagian kaum kaya borjuis" dengan puasa kaum miskin, kalau puasa "sebagian kaum kaya borjuis," biasanya bekas dan betahnya cuma sebulan, trus selama sebulan itu dijadikan ajang unjuk gigi pamer segala kekayaan itu. Artinya, ternyata puasa itu sudah berubah dan turun status menjadi simbol kemapanan ekonomi belaka. Haus dan laparnya tak menyisakan pembelajaran apa-apa selain haus dan lapar selama sebulan itu.
Kemudian kalau kaum miskin, pada ramadhan ini, terkadang belum tentu juga dapat berpuasa full, karena biasanya mereka harus membanting tenaga jauh lebih keras dan mungkin menganggap dari ramadhan ke ramadhan adalah sesuatu yang biasa saja dan sudah sering mereka hadapi, karena yaa�haus dan laparnya hampir sama saja tiap hari, yang beda mungkin banyaknya orang memberi sedekah, itu saja! Dan�pasca idul fitri nanti yaaa haus dan lapaaar lagi, bahkan mungkin lebih parah haus dan laparnya!

Meskipun sudah berkali-kali diungkapkan, bahwa secara makna berpuasa mestinya menyadarkan kita akan rasa haus dan lapar yang justru tiap hari dialami kalangan fakir miskin, dan sebenarnya pada bulan ini adalah ajang melatih diri untuk menjalani apa yang sama dirasakan kaum fakir-miskin yang serba kekurangan, serta untuk mengembangkan sikap empati dan simpati terhadap derita rakyat miskin. Tapi faktanya tidak demikian memang.
So�alangkah menjadi lebih menarik seandainya semua elemen masyarakat termasuk pemerintah mendiskusikan bagaimana caranya mengkampanyekan agar momentum ramadhan dapat menjadi starting upaya memberdayakan kaum fakir-miskin yang termarjinalkan.
Karena kaum fakir-miskin hadir bukan semata-mata karena takdir, tapi karena ternyata kekuasaan, kebijakan dan kekuasaan modal yang justru semakin memiskinkan, melanggengkan kemiskinan, tidak memberikan akses yang membebaskan dan tidak memihak kepada kaum miskin.

Untuk menghayati penderitaan mereka itulah kita puasa.

Bagaimana kerontangnya kerongkongan tanpa disentuh air saat mendorong
gerobak sampah pemulung di panas terik. Bagaimana lemahnya tubuh disaat
tak dapat sepotong makanan pun sepanjang hari. Dan bisakah hati tidak
megeluh akan semua itu? Bisakah mulut tidak rewel dan cerewet menjalani
semua itu?
Bagaimana jika hal itu berlangsung lama?
Bagaimana jika waktu berbuka itu tidak ada? Yang biasanya sudah ditunggu
hidangan makanan indah bak buah-buahan dalam bayangan sorga? Bagaimana
jika ibadah puasa itu tanpa sahur? Yang tujuannya jelas-jelas
dipersiapkan sebagai energi cadangan untuk menjalani puasa di siang
hari? Lalu saat berbuka akhirnya juga dibayar sekian kali lipat?
Lalu kenapa saya, anda dan kita semua,
terutama para pengkotbah begitu gencarnya menyeru puasa itu wajib bagi
siapa saja? Termasuk mereka yang miskin papa?
Ya itu kan perintah Tuhan.
Perintah Tuhan?
Apakah Tuhan buta realitas?
Oh � kejam nian Tuhan jika demikian.
Jangan-jangan Tuhan mencibirkan manusia yang mengaku beriman dengan
berkacak pinggang dalam kotbah dan ceramah suci mulia. Tapi para
gelandangan tetap kelaparan dan tidur dalam tumpukan sampah. Sementara
kita kaum beriman menikmati apel, juice saat berbuka puasa. Yang kita
yakini sebagai kemenangan menahan nafsu di siang hari.
Bisakah kita merasa malu?
Malu bahwa puasa kita hanya omong kosong?
Puasa kita hanya semacam festival menunda selera pacu yang lebih ganas
menjelang waktu berbuka? Puasa manja yang tidak pernah kurang makan?
Puasa yang sudah dipersiapkan dengan makanan sahur agar tidak tumbang di
siang hari? Puasa yang kita elu-elukan secara kroyokan? Puasa yang
ibarat mobil ambulance lewat? Yang memaksa semua mobil lain minggir
karena mau lewat? Puasa yang memaksa dunia harus mengakui bahwa kita
lagi puasa sambil berteriak: "Jangan ganggu saya, saya lagi puasa.
Jangan makan dekat saya!"
Apakah artinya puasa Ramadhan bagi kaum
miskin papa yang sudah selalu puasa dalam banyak hal? Tidak seperti
kita orang beriman omong kosong yang cuma menahan haus lapar? Yang
dilakukan cuma karena takut ancaman Tuhan dan mengumbar pahala? Dan
lebih-lebih karena takut ancaman sosial karena dinilai sebagai orang
yang tidak bermoral dan tidak beriman?
 
http://www.zonamalam.blogspot.com/

Menyedihkan, Palestina Telah Dibuang Dari Peta Dunia

Semaraknya berita tentang kekejaman tentara Israel terhadap relawan kemanusiaan yang terjadi Minggu (30 Mei 2010) lalu membuat saya tertarik untuk mencari lokasi jalur gaza, tempat saudara muslim kita di palestina di penjarakan atau diblokade secara masive oleh israel.
Berbekal fasilitas Google Earth, saya mencoba menelusuri lokasi-lokasi yang saya inginkan. Tapi sayang sekali, informasi tentang gaza sangat sedikit. Yang lebih mengagetkan lagi, ketika saya coba menelusuri tempat suci kita "Masjid Al-Aqsa, Palestina," ternyata tidak ada di peta elektronik tersebut. Kata kunci untuk menemukan tempat suci umat muslim itu kini berubah menjadi "Masjid Al-Aqsa, Jerusalem, Israel." Menyedihkan, Palestina telah dihapus dari peta dunia, diganti dengan nama Israel, sehingga Masjid Al-Aqsha diklaim sebagai milik Israel, bukan Palestina.
Seperti yang pernah diberitakan oleh Al-Quds-Akhbar Al-Adab, majalah mingguan Mesir, bahwa Universitas Kairo akan menghapus nama Palestina dari peta dunia dan menggantikannya dengan Israel. ISRAEL � Kementerian Pariwisata Israel menggunakan sebuah kampanye iklan, yang menyebut "Experience Israel" (Merasakan Israel), dalam sebuah usaha untuk menarik perhatian turis untuk mengunjungi negara tersebut. Tetapi kementerian menghapus secara keseluruhan Palestina dari peta dengan menghapuskan arahan apa pun kepada wilayah Palestina.

Bayangkan saja, kita tidak bisa menemukan Palestina sebagai sebuah negara bahkan namanya saja tidak muncul dan tidak bisa kita temukan di peta. Sebuah langkah keji menghilangkan kedaulatan sebuah negara dan PBB berdiam diri terhadap hal ini. Jadi, Palestina sudah tidak diakui lagi di dunia ini, dan umat Islam pun tak dapat berbuat banyak terhadap hal ini. Menyedihkan?
�Jadi, Palestina sudah tidak diakui lagi di dunia ini, dan umat Islam pun tak dapat berbuat banyak terhadap hal ini. Menyedihkan!!�
Ingin mencari lokasi Masjid Al-Aqsa, Palestina? Nanti dulu. Kita harus masukkan kata kuncinya "Al-Aqsa Mosque, Jerusalem" dan lokasinya ada di Israel! Sejak kapan tempat suci kita umat Islam ada di Israel?� Tapi itulah kenyataannya sekarang ini. Kalau seandainya umat silam diperbolehkan ziarah ke tempat suci (Masjid Al-Aqsa), berarti kita mengunjungi Israel? Tambah menyedihkan!! Bila ada demonstrasi meneriakkan nama Palestina, itu hanya sebatas nama di permukaan bibir kita saja karena lokasi sesungguhnya di peta tidak dapat ditemukan.
�.Kalau seandainya umat silam diperbolehkan ziarah ke tempat suci (Masjid Al-Aqsa), berarti kita mengunjungi Israel?..
Artinya, sebagian rakyat dunia tidak sadar dengan upaya penghilangan kedaulatan sebuah negara. Di samping membinasakan penduduk Palestina, dalam saat yang sama Israel mengambil kesempatan menghilangkan nama Palestina dari peta dunia, hingga akhirnya Palestina benar-benar musnah baik secara penduduk ataupun lokasinya.

Setelah semua yang dilakukan Israel terhadap Palestina, memang tidak ada jalan lagi untuk menerima upaya perdamaian apa pun karena kenyataannya israel tak perduli dengan dunia ini. Ia merasa sudah bisa menguasai dunia dan akan berbuat sekehendak hatinya. Kita umat Islam sudah selayaknya bertindak nyata dengan penghinaan yang sudah sangat melampaui batas ini.
�Kita umat Islam sudah selayaknya bertindak nyata dengan penghinaan yang sudah sangat melampaui batas ini �.
Aneh sekali, Israel sebagai Zionis yang tidak memiliki negara berdaulat dan menjajah Palestina, akhirnya bisa dengan mudah menduduki dan melenyapkan nama negara jajahannya dari peta dunia.

Tragisnya, PBB sibuk mengupayakan perdamaian untuk apa? Warga dunia yang meneriakkan keadilan Palestina apa gunanya? Jika nama negara yang dimaksud sudah lenyap dari peta dunia. Sangat tidak mungkin PBB tidak mengetahui penghilangan nama Palestina oleh israel, pertanyaannya PBB pura-pura tidak tahu atau memang tidak perduli dan tidak bisa berbuat apa-apa?
http://seereem.blogspot.com/2011/08/menyedihkan-palestina-telah-dibuang.html

Thursday, June 2, 2011

Gara-gara Ikut Kontes Kecantikan, Katya Koren Dibunuh


Katya Koren (Facebook)

Gara-gara Ikut Kontes Kecantikan, Katya Koren Dibunuh - Seorang gadis berusia 19 tahun di Ukraina dilempari batu hingga tewas  setelah mengikuti kontes kecantikan. Keikutsertaan korban bernama Katya Koren di kontes itu mengundang kemarahan sesama remaja sehingga dia dieksekusi mati secara sadis.
Menurut harian New York Daily News, 31 Mei 2011, peristiwa itu berlangsung di sebuah desa di Ukraina. Katya sebelumnya dilaporkan hilang selama seminggu. Mayatnya ditemukan di hutan dekat desa tempat dia tinggal.
Menurut penyelidikan polisi setempat, pembunuh gadis malang itu ada tiga orang. Mereka semua masih remaja. Salah seorang tersangka masih berusia 16 tahun bernama Bihal Gaziev.
Menurut Bihal, dia tidak menyesal telah melempari batu ke Katya hingga tewas. Pasalnya, menurut Bihal, Katya jelas telah melanggar hukum agama dengan mengikuti kontes kecantikan yang memamerkan aurat.
Dalam kontes itu, Katya tidak jadi juara, melainkan berada di urutan ketujuh. Menurut teman-temannya, Katya dikenal gemar memakai baju-baju yang sedang menjadi tren.